Pengangkatan Wakil Sekjend baru (Wk. Sekjend III) ARIMATEA Pusat dan Komentarnya mengapa Beliau Bersedia Bergabung dengan ARIMATEA
Kami menyadari dan bersyukur perkembangan ARIMATEA kini semakin pesat, hal ini terbukti dengan semakin bertambahnya cabang-cabang ARIMATEA di daerah hingga mencapai 62 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Belum lagi dengan adanya satu cabang di luar negeri, tepatnya di Australia. Bahkan sudah ada permintaan untuk segera membuka cabang di Malaysia, Amerika, dan Inggris yang prosesnya terus berjalan menunggu doa dari pembaca sekalian.
Selain itu, berbagai macam laporan mengenai gerakan pemurtadan, baik dengan cara memberikan sembako, menikahkan yang muslim dengan non muslim dan sebagainya yang berhubungan dengan gerakan Misi Gereja, semakin banyak saja yang masuk ke ARIMATEA Pusat. Kebutuhan kepengurusan pada posisi wakil Sekjend yang sebelumnya hanya dua, kini kami rasa sangat kurang untuk membantu Sekjend ARIMATEA dalam menjawab dan merespon semua itu. Berdasarkan itulah kami memutuskan untuk menambah lagi postur kepengurusan terutama dalam jajaran Wakil Sekjend.
Hasil dari rapat yang dihadiri oleh 18 pengurus ARIMATEA Pusat pada tanggal 8 Agustus 2009 kemarin akhirnya memutuskan untuk mengangkat satu orang lagi Wakil Sekjend untuk membantu operasional dakwah ARIMATEA. Pengangkatan ini juga sesuai dengan rencana jangka panjang ARIMATEA sekaligus melengkapi Wakil Sekjen sebelumnya yang sudah ada yakni: Ust. Iwan Setiyawan (Wk. Sekjend I) dan Ust. Dzulkifli Nur (Wk. Sekjend II). Pengurus baru yang menempati posisi Wk. Sekjend III itu ialah KH. Shohibul Faroji.
Melihat dari riwayat pendidikannya yang berjubel, kami semakin yakin akan kemampuan beliau demi membantu berjalannya kereta dakwah ARIMATEA. Dan berikut ini adalah riwayat pendidikan beliau:
1. Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur
2. S1 IKAHA Tebuireng (Syariah);
3. S1 IAIN Sunan Ampel Surabaya;
4. Ma'had Sayyid Muhammad bin Alwi Al- Maliki, Makkah;
5. S2 ICAS (Islamic Mysticism);
6. S2 Institute Ilmu Qur'an (Fiqih dan Ushul Fiqih);
7. S2 Universitas Paramadina (Islamic Philosophy);
8. Candidat Doktor (S3) di Universitas Indonesia (Fiqih Lingkungan).
Setelah terbentuknya tiga wakil Sekjend dalam kepengurusan ARIMATEA pusat ini, kami semakin optimis untuk bisa menghadang dan menjawab tantangan Kaum Misionaris yang terus merongrong akidah umat Islam. Kami tentu juga mengharap ridho Alloh SWT, uluran tangan pembaca dan bantuan doa dalam perjuangan kami hingga mendapatkan hasil dan manfaat.
KOMENTAR BELIAU MENGAPA BERSEDIA BERGABUNG DENGAN ARIMATEA PUSAT?
Alasan pertama: "Justru di saat ARIMATEA banyak difitnah inilah saya berkeinginan untuk bergabung, sebab ternyata hampir semua fitnah yang beredar hanyalah isu-isu murahan. Saya pribadi sudah melakukan kroscek dengan berbagai cara. Yang saya temukan justru sebaliknya, Sebaliknya Bpk. Diki Candra bisa membuktikan dengan data otentik dan ilmiah bahwa barbagai fitnah tersebut hanyalah isu murahan. Sehingga saya justru tertarik untuk bergabung."
Alasan kedua: "Sejak awal ARIMATEA banyak mendapatkan fitnah namun luarbiasanya justru ARIMATEA semakin eksis dengan ukuran semakin banyaknya umat yang meminta bantuan untuk menangani berbagai kasus. Jadi bagi saya keberhasilan sebuah pergerakan bukanlah namanya saja yang besar (menang Opini) tetapi sejauh mana dan sebanyak apa umat mendapatkan manfaat riil di lapangan."
